Luna

Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dengan AI Generatif: Amazon, Walmart, dan Google

Pemanfaatan Artificial Intelligence Generatif dalam E-commerce

Dalam era e-commerce yang terus berkembang, perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon, Walmart, dan Google menggunakan artificial intelligence generatif untuk meningkatkan kemampuan pencarian branda dan memberikan customer experience yang lebih personal. Fakta bahwa 57% konsumen AS memulai pencarian belanja online branda di Amazon dan 39% di Walmart.com menunjukkan betapa pentingnya pembaruan ini bagi para pengecer ini untuk tetap bersaing. Dengan memanfaatkan artificial intelligence generatif, perusahaan-perusahaan ini dapat menyajikan hasil pencarian yang lebih relevan dan informatif, sehingga tetap dapat bersaing dengan mesin pencari tradisional dan platform media sosial seperti TikTok.

Menjembatani Keselamatan Pengalaman Belanja Fisik dan Digital

Selain itu, artificial intelligence generatif juga berperan dalam menjembatani kesenjangan antara pengalaman belanja fisik dan digital. Diperkirakan jumlah konsumen AS yang menggunakan augmented reality (AR) untuk berbelanja akan meningkat sebesar 13,9% pada tahun 2024. Dengan memanfaatkan artificial intelligence generatif, pengecer dapat menciptakan pendekatan omnichannel yang lebih baik, yang menggabungkan dunia fisik dan digital untuk meningkatkan pengalaman belanja secara keseluruhan bagi konsumen.

Manfaat Artificial Intelligence Generatif bagi Pengiklan

Tidak hanya itu, artificial intelligence generatif juga memberikan manfaat bagi pengiklan yang mencari dorongan kreatif. Penggunaan gambar-gambar berkualitas tinggi atau beberapa gambar dalam iklan dan daftar produk dapat menarik minat lebih banyak pembeli, yang pada akhirnya menghasilkan tingkat klik yang lebih tinggi. Alat gambar artificial intelligence generatif juga memberikan cara yang lebih rendah risiko bagi brand-brand untuk bereksperimen, karena ketidakakuratan lebih mudah diidentifikasi dan diperbaiki dibandingkan dengan interaksi langsung pelanggan dengan chatbot.

Seiring dengan perkembangan teknologi ini, alat-alat pembuatan gambar dapat digunakan untuk membuat daftar produk yang sangat personal dan penawaran yang disesuaikan dengan preferensi dan riwayat belanja individu konsumen. Selain itu, mengingat konsumen AS menghabiskan lebih banyak waktu dengan video digital, Klarna menggunakan video belanja yang didukung oleh artificial intelligence untuk menjaga minat konsumen di platform branda. Konten video yang dapat dibeli dianggap sebagai medan baru dalam media ritel, menurut para profesional agensi iklan. Dengan mengadopsi format iklan yang baru ini, pengecer memiliki kesempatan untuk menarik lebih banyak dolar pengiklan karena pengeluaran iklan media ritel diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2027.

Secara keseluruhan, integrasi artificial intelligence generatif oleh Amazon, Walmart, dan Google telah meningkatkan customer experience, meningkatkan kemampuan pencarian, dan memberikan solusi iklan inovatif. Dengan memanfaatkan teknologi ini, perusahaan-perusahaan ini dapat tetap bersaing dalam lanskap e-commerce yang selalu berubah.

Latest Articles

View All Posts